Senin, 11 Juli 2016

Hikmah Di Balik Mengangkat Kedua Tangan Dalam Shalat

Hikmah Di Balik Mengangkat Kedua Tangan Dalam Shalat

Bismillah, walhamdulillah wash shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Kawan, di antara sunnah yang tertuntut dilakukan di dalam shalat yang mengiringi takbiratul ihram adalah mengangkat kedua tangan yang selanjutnya diletakkan di atas dada. Telah jelas dalil-dalil yang menunjukkan secara detail bagaimana cara mengangkat kedua tangan tersebut. 


Tata cara mengangkat tangan secara ringkas adalah sebagai berikut :
  • Mengangkat tangan bisa dilakukan dengan 3 cara :
1.     Sebelum takbiratul ihram (HR. Bukhari dalam Raf'ul Yadain 16)
2.     Bersamaan dengan takbiratul ihram (HR. Bukhari 2/176)
3.     Sesudah takbiratul ihram (HR. Muslim 391)
  • Ketinggian mengangkat tangan setinggi pundak (HR. Al-Bukhari 2/735/218) setinggi ujung atas daun telinga (HR. An-Nasa`i 2/206 dan Ahmad 493, dan ini adalah hadist shahih) 
  • Posisi jari-jari tangan biasa saja, tidak terlalu dibuka (tidak direnggangkan) dan juga tidak dirapatkan (HR. Abu Dawud dan Al-Hakim, beliau menshahihkannya, dan disepakati oleh Adz-Dzahabi).
Hikmah Mengangkat Kedua Tangan

Apa hikmah kita melakukan gerakan mengangkat kedua tangan dalam sholat ? Pertanyaan seperti ini sering terlintas dalam pikiran kita, apa sebenarnya hikmah yang terkandung dalam setiap gerakan-gerakan yang disunnahkan dalam ibadah.

Sebagai seorang muslim, dalam beribadah kita memang harus memperhatikan sunnah-sunnah yang tertuntut dalam suatu ibadah. Karena jika kita tidak memperhatikan hal tersebut, maka akan mengurangi nilai kesempurnaan dari ibadah itu sendiri.

Mengetahui hikmah suatu ibadah adalah sesuatu yang penting artinya dalam peribadatan, karena dengan memahami hikmah sebuah ibadah akan muncul di hati kita keindahan Islam melalui ibadah yang kita lakukan, sehingga diharapkan semakin bertambah kecintaan hati kita terhadap ibadah tersebut, riang hati ketika melakukannya, menunggu-nunggu datangnya waktu ibadah itu lagi serta terdorong untuk menunaikannya dengan sebaik-baiknya.

Lain halnya ketika kita tidak mengetahui rahasia keindahan suatu ibadah dan salah memandang hakikat peribadatan tersebut, maka bisa saja kita melakukan ibadah tersebut asal-asalan, tidak memiliki ruh ibadah, merasa berat menunaikanya, menjadi beban bagi diri kita, ingin cepat selesai saat mengerjakannya, bahkan kita akan merasa jengkel setiap kali datangnya waktu ibadah tersebut. Oleh karena itu dari masa ke masa, ulama berusaha menjelaskan kepada umat ini, tentang berbagai rahasia mutiara hikmah peribadatan.

Syaikh Muhammad Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah ketika menjawab pertanyaan, “Jika ada orang yang bertanya apa hikmah dari gerakan mengangkat kedua tangan (dalam shalat)? maka jawabannya jawabannya adalah hikmah dalam gerakan tersebut adalah mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam”.

Selanjutnya beliau rahimahullah juga menyatakan,

“Bersamaan dengan itu memungkinkan kita merenungi (hikmah yang lain), barangkali kita mendapatkan hikmah dari perbuatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kita menyatakan bahwa hikmah dalam gerakan mengangkat kedua tangan adalah mengagungkan Allah ‘Azza wa Jalla, sehingga terkumpul pengagungan dengan ucapan (takbiratul ihram) dan pengagungan dengan perbuatan (pengangkatan dua tangan) sekaligus, serta bentuk ibadah kepada Allah dengan keduanya”

Ulama lainnya ada yang menyatakan hikmah pengangkatan kedua tangan, yaitu:

“Bahwa gerakan itu termasuk perhiasan shalat, karena manusia jika berdiri dan bertakbir tanpa bergerak, maka tidaklah mencerminkan keindahan yang sempurna” (Syarhul Mumti‘: 3/33-34).


sumber
1.     Syarhul Mumti’, Syaikh Muhammad Shaleh Al-Utsaimin.
2.     Ashlu Sifah Shalati An-Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Syaikh Al-Albani (PDF).
3.     Shahih Fiqhis Sunnah, Syaikh Abu Malik Kamal Salim.
4.     Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah, Syaikh Husain Al’Awaisyah.
5.     Al-Wajiiz, Syaikh Abdul ‘Adhim.
6.     https://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/tata-cara-takbiratul-ihram-dalam-shalat.html
7.     https://muslim.or.id/25271-hikmah-di-balik-mengangkat-kedua-tangan-dalam-shalat.html

Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 comments

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
Posts RSSComments RSSBack to top
© 2011 Berbagi Ilmu ∙ Designed by BlogThietKe
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0